Paduan Memilih Busana Muslim Wanita

By Muthmainnah Yuria - June 09, 2016

Assalamu'alaikum.

Alhamdulillah di zaman sekarang ini wanita muslimah sudah semakin sadar akan kewajiban berhijab. Bahkan di sekolah sekolah dan kampus sudah diberlakukan wajib hijab bagi wanita muslimah. Berhijab adalah satu-satunya kewajiban wanita muslimah yang senantiasa harus dipakai dan hanya boleh membuka hijab di hadapan suami ataupun mahramnya. Selain mahram, maka muslimah harus berhijab diri darinya baik auratnya maupun sifat mereka.

Jadi ketika muslimah keluar rumah harus berhijab ya. Berhijab adalah perbuatan menjaga diri dari lelaki yang bukan mahramnya. Menjaga diri disini adalah menundukkan pandangan serta menutup aurat kita. Sedangkan jilbab adalah pakaiannya. Jadi jangan salah kaprah ya menyebut jilbab dan hijab. Yang pastinya berhijab pasti berjilbab, berjilbab adalah bagian daripada hijab.



Biasanya kalau kita sudah memakai jilbab, kenyamanan bukan hanya terlihat dari enak dilihat saja akan tetapi juga menentramkan hati dan berefek menimbulkan positif thinking pada sang pemakai. Lelaki menjadi segan untuk menggoda muslimah sehingga bisa dijadikan pelindung wanita dari hal hal yang tidak diinginkan. Tak hanya itu saja. Dengan berjilbab bisa membuat sang pemakai menjadi lebih cantik. Yah tak perlu perawatan tubuh yang mahal karena berhijab bisa melindungi kulit dari sengatan matahari dan melindungi rambut. Jadi, uangnya bisa disedekahkan atau untuk keperluan lainnya.

Sebagai busana yang mencerminkan identitas seorang muslim, sebuah pakaian hendaknya sesuai dengan kaidah dan adab yang islami. Seperti tidak ketat, tebal, dengan kain kerudung yang labuh, gamis yang longgar dsb.

Kenyamanan harus diperhatikan pula nih. Jangan sampai mengeluh panas memakai jilbab padahal salah pilih bahan kainnya. Bahan kain yang adem, ringan namun tidak transparant, atau tebal tetapi sejuk adalah pilihan yang tepat agar berbusana muslim tetap nyaman.

Tetapi dalam memilih busana muslim wanita ada paduannya lho. Harus sesuai dengan prinsip, kaidah dan adab islami.

Adapun busana muslim wanita harus sesuai dengan prinsip islami dan kaidah serta adab islami, yakni :

  1. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
  2. Tidak tembus pandang/transparant
  3. Kerudung menutupi bagian dada
  4. Menutupi bagian pinggul dan tidak ketat
  5.  Warna tidak mencolok sehingga mengundang perhatian
  6. Model pakaian tidak menimbulkan rasa angkuh/sombong.

Busana muslim wanita tidak boleh menyerupai pakaian laki-laki karena tidak sesuai dengan fitrah wanita. Adapun jika ingin memakai celana agar aurat tidak tersingkap hendaknya dilapisi dengan rok atau pakaian luar yang berbentuk gamis.


Hendaknya busana muslim wanita tidak transparant alias tembus pandang karena fungsi utama pakaian bagi muslimah adalah untuk menutup aurat secara sempurna. Jadi, jika kain yang digunakan transparant maka bisa dikatakan berpakaian tetapi telanjang. Sama halnya dengan jika bentuk pakaiannya ketat, karena memperlihatkan lekuk tubuh yang seharusnya tidak boleh ditampakkan. Bagian pinggul harus lebar atau bisa ditutupi dengan kerudung yang sepinggul.

Adapun warna yang digunakan hendaknya menggunakan warna yang gelap ataupun warna kalem. Warna pink neon atau yang gonjreng terlalu mencolok perhatian.

Model busana muslim wanita hendaknya mengunakan model yang simple. Busana muslim identik dengan kesederhanaan yang anggun. Semakin sederhana semakin anggun.

Itulah paduan memilih busana muslim wanita yang mengutamakan kaidah dan adab islami.

Sekarang ini banyak sekali produsen busana muslim wanita bikin bingung mau pilih yang mana. Hehe.

Kita bisa mencari bermacam-macam model busana muslim wanita terbaru dengan berbagai merek yang bisa dijadikan referensi untuk mendapatkan produk yang berkualitas. Asyiknya, sekarang di MatahariMall.com sedang ada banyak diskon untuk produk tertentu.

Wassalamu'alaikum.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Jazakumullah khairon katsiron atas kunjungannya.
Silahkan tinggalkan kesan dan pesan.
Mohon jangan spaming ya :)

"Backlink-lah dengan cara yang ma'ruf"